LULUS TANPA SKRIPSI, DUA MAHASISWA PRODI MPI CETAK SEJARAH BARU
- Diposting Oleh Admin Web Prodi MPI
- Rabu, 22 Mei 2024
- Dilihat 242 Kali
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam berhasil merealisasikan kebijakan baru yang diedarkan oleh Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Madura, yakni lulus strata satu tanpa skiripsi. Salah satu syarat dari kebijakan tersebut adalah, menerbitkan artikel ilmiah di jurnal terakreditasi minimal Sinta 4. Adapun mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam yang lulus tanpa skiripsi adalah Zeinal Abidin dan St. Maizah, dengan menerbitkan artikel ilmiah di jurnal nasional terakreditasi Sinta. Sedangkan artikel dari dua mahasiswa tersebut terbit di Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan (ALIGNMENT).
Hal ini disambut baik oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Prof. Dr. Siswanto M.Pd. “Harapannya, semoga mahasiswa Fakultas Tarbiyah termotivasi untuk mempublikasikan karya ilmiah baik di jurnal nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Selain itu, Hilmi Qosim Mubah M.Pd.I selaku Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam merespon keberhasilan dua mahasiswa tersebut dengan rasa bangga. "Saya pikir ini merupakan hal yang luar biasa dan membanggakan, mahasiswa bisa publish artikel ke jurnal terakreditasi di luar jurnal kampus. Harapan saya semoga nanti banyak mahasiswa yang melakukan publikasi ilmiah mereka di jurnal luar kampus." Jelasnya.
Pernyataan serupa dari dosen pembimbing dua mahasiswa yang lulus tanpa skripsi, yaitu Rinta Ratnawati, S.S., M.Pd. "Saya sebagai dosen pembimbing ikut senang dengan pencapaian 2 mahasiswa MPI yang lulus tanpa ujian skiripsi dengan menulis jurnal. Hal tersebut dapat memotivasi mahasiswa lain nya untuk membuat suatu karya ilmiah, semoga kedepan akan ada karya-karya ilmiah lagi yang akan di kirim ke jurnal yang lebih tinggi.' Tutur nya.
Zainal Abidin mengungkapkan rasa terimakasih atas dukungan penuh dari dosen-dosen MPI. "Alhamdulillah, para dosen MPI sangat mendorong penuh mahasiswa yang ingin menyelesaikan tugas akhir melalui jurnal. Semoga kedepan akan ada banyak mahasiswa yang terinspirasi dan menciptakan karya ilmiah sebanyak-banyaknya." Tuturnya.
Selain itu St. Maizah juga menyampaikan bahwa kesempatan lulus tanpa skiripsi merupakan salah satu alternatif yang positif bagi mahasiswa. "Saya tidak menyangka akan mendapatkan kesempatan lulus tanpa skiripsi, hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi saya. Semoga dengan adanya kebijakan ini, mahasiswa IAIN Madura semakin giat untuk menciptakan karya ilmiah khususnya dan membumikan literasi umumnya." Paparnya.
Keberhasilan melalui kebijakan baru ini akan menjadi sejarah baru bagi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam untuk terus mengembangkan potensi mahasiswa kedepan. (red-Zah)